PTT di NTT…. what a wonderfull island..

PERHATIAN!!!!

Bagi pembaca blog ini agar tidak memasukkan semua tulisan-tulisan ini ke dalam hati, terutama untuk para orang-orang hebat baik yang di NTT maupun tidak di NTT, api aseli NTT (mbingungi thow..)

Karena sangat mungkin anda akan menemukan kata-kata yang kurang enak di hati, mohon maaf karena itu semua hanya karena tuntutan skenario supaya lebih menarik, aktual, tajam, terpercaya, dan apa adanya.he3.. terimakasih

BASED ON THE TRUE STORY…..

Sebenarnya sudah sejak menempelkan ujung sepatu yang berisi kakiku di NTT ini aku pengin ngisi blog kacau ini. Rasa-rasanya sudah mau membludak saja.. Tapi aku baru sempet ngetik dan tentu saja nge-net sekarang.he3

Terlalu banyak cerita yang menarik, indah, takjub, menyenangkan, medhegeli (purwokerto mode:on) à alias ngebete-in, wes pokoknen penuh keajaiban.. meskipun mungkin disini bahasaku kacau karena sedikit sudah mulai tersihir dengan bahasa dan logat disini, seperti orang NTT yang pada umumnya dengan bahasa Indonesia yang seringkali tanpa EYD (btw EYD itu ejaan yang dibakukan apa yaks,ampe lupa.hi3), tapi akan kucoba satu-satu tak ceritaken yo.. ben kalian podo puas…. puas bisa merasakan penderitaanku.. dan tertawa-tawa sambil tongkrong di kursi didepan laptop/komputer sambil mainan internet.. sementara diriku yang ganteng namun malang disini berjuang dengan semangat yang tinggi (wkwkwkw.. gayanee..) untuk tetap hidup…hiks3… tp wes ben gak papa, biarlah menjadi berkat buatku…bruakaka.. sori gemagusan..

Yuk dumulai yuuuk… yuuuk mari…

Setelah mengisi form PTT Depkes pusat, dengan pilihan pertama Manggarai Barat NTT (ST=Sangat Terpencil), pilihan kedua Sanggau Kalbar (Terpencil), dan pilihan ketiga yang adalah bukan suatu pilihan karena ditulis “bersedia ditempatkan dimana saja”, maka mendaftarlah saya dengan penuh rasa was-was, kasak-kusuk, dan, cek dan ricek..

Dan well, Puji Tuhan saya diterima.. dan ternyata pilihan pertamalah yang dijatuhkan kepada saya.. huf..huf..huf.. adudududhhh macam mana pula ini tempat.. aku belum pernah punya bayangan kayak apa.. kuberanikan diri untuk berangkat bersama istriku*… wes gak popo mangkat aelah..

*NB: ma hunny bunny yg juga ikut PTT bareng aku juga seorang dokter umum, dulu satu letting bareng sama diriku. Sekarang PTT sama-sama diterima di Manggarai Barat NTT. Nah bagi kalian yang bengong kayak sapi ompong sambil garuk-garuk kepala dan berpikir “kok bisa suami-isteri bareng PTT-nya?”, maka perlu diketahui bahwa pada isian form pendaftaran PTT tertera bahwa bagi isteri yang suaminya juga mendaftar PTT dapat mengisi form untuk ditempatkan di daerah yang sama.

Setelah laporan ke Dinkes Provinsi Semarang, karena aku berangkat dari Jawa Tengah dan diberi uang yang diperkirakan cukup untuk survival sebelum benar-benar berada di puskesmas tujuan, maka saya berangkat menggunakan pesawat yang sudah di booking-kan oleh Depkes dan Dinkes. Kebetulan yang berangkat ke NTT dari Jateng ada 3 orang termasuk aku dan istriku, artinya ada satu orang lagi yang juga diterima di NTT. Seorang cewek dari Solo lho.. whehehe… (nek njrnrngan baca tulisan semrawut iki.. piss ya.. dr. Yennie)

Rencana keberangkatan naik Lion Air berangkat dari Semarang ± pukul 11.40 WIB transit Jakarta arrival ± 12.40 WIB dan departure ± 16.30 WIB, baru kemudian ke Kupang perjalanan ± 3-4 jam jadi perkiraan sampai ± 19.30-20.30 WIB/20.30-21.30 WITA. Kita berangkat cuman bertiga, gak ada dari Dinkes yang mengantar ke NTT. Sebenarnya ada petugas Dinkes prop yang mengantar dokter PTT ke tempat tujuan, tapi kali keberangkatan hanya ada satu daerah saja yang beruntung (kebetulan untuk kali ini Kalsel) dan tentu saja bagi daerah lain “anda belum beruntung”, dan akhirnya jadilah kita di jor-klowor (dibiarkan sendiri)

Sebenarnya ada dokter yang ngeyel untuk berangkat lewat Surabaya dengan perhitungan kalo lewat Semarang-Surabaya-Kupang, jauh lebih dekat dibanding Semarang-Jakarta-Kupang. Namun alibi itu ditolak mentah-mentah dengan alasan kalo lewat surabaya, susah untuk menyamakan jadwal untuk bisa langsung ke Kupang.. well, benar atau tidak itu urusan mereka dengan Yang Diatas.. yang jelas aku sih gak popo seng penting nyampe aja ke Kupang..

Akhirnya kita berangkat deh ke Jakarta.. dengan waktu yang sangat on-time (beneran lho). Sampai di Jakarta persis dengan waktu yang direncanakan. Namun aku bingung karena aku ini ndeso, baru sekali ini menginjakkan kaki di bandara Soekarno-Hatta. Beruntung dr Yennie tidak ndeso kayak diriku, sehingga ketika kita mulai merasakan gejolak cacing-cacing di perut yang kelaparan, tidak begitu susah nyari makan (tentu saja karena nyari yang kenyang tapi murah, jadi kita keluar pintu boarding pass sambil menenteng tas-tas yang bentuknya hampir sama kayak lemari karena saking gede-nya.. maklum, kan baru ini keluar jawa (bali tidak termasuk lho), dan tinggal disana untuk waktu yang cukup lama, setidaknya bagi saya.

Rencana keberangkatan pukul 16.35 WIB, namun ketika jarum pendek jam sudah menunjuk ke angka lima dan yang lain hampir ke angka sepuluh, belum juga muncul tanda-tanda keberangkatan.. dan akhirnya terdengarlah suara lembut embak-embak dari corong yang dipasang di ruang tunggu. Dengan sopan berkata bahwa keberangkatan ditunda antara 30-60 menit karena terjadi keterlambatan dari Semarang. Yach.. delay deh.. Yang aku bingung, kok bisa telat dari Semarang?kan itu berarti pesawatnya datang dari Semarang. Lalu kenapa aku harus berangkat awal gasik banget kalo ternyata sekarang pesawatnya datang dari Semarang..aiihh… sudah mulai bete dan berpikir yang tidak baik deh aku.

Kemudian pesawat akhirnya datang dan berangkat hampir jam 6 sore.. naik Lion lagi.. dapet pesawat yang sama waktu berangkat dari Semarangàekonomi. Dilihat dari tempat duduknya yang sudah mulai tidak nyaman untuk diduduki.. but its no problem. Yang jadi masalah adalah ketika tahu bahwa ternyata dari Jakarta,kita transit dulu di Surabaya.. ampunnn… saya pikir langsung ke Kupang, dan payahnya kita mesti turun karena mau ganti pesawat.. buset.. mesti jadi kuli lagi nih… dipikir gak berat apa bawa tas gede2 kayak gini.. okelah.. terserah deh.. pokoknya aku berusaha pikir positip ajah..

Waktu transit di Surabaya sangat singkat karena ternyata pesawat yang henda menuju Kupang sudah dengan gagahnya menunggu kita. Begitu masuk pintu pesawat, terjadi hal yang diluar dugaan, ternyata kita dapet pesawat yang baru, tipe yang baru keluar sekitar 2 bulan yang lalu, dan kalo tidak salah, pesawatnya baru ada 2 buah untuk wilayah Indonesia untuk maskapai ini. Begitu masuk pesawat kita dijamu dengan musik jazz yang mengalun indah.. di pesawat lho.. full musik.he3.. tapi musiknya diputer cuman waktu mau berangkat sama pas udah nyampe aja.. waktu terbang, aku harus memasang headphone dan menyetel HP murahan namun aku sayangi punyaku yang dilengkapi dengan mp3 player. Btw, sekarang tempat duduknya nyaman.. dan akupun tertidur nyuekin pramugari cantik yang menawarkan jajanan ke penumpangnya.. sambil menikmati kursi yang masih empuk..

Sampai di Kupang aku lupa jam berapa mungkin sekitar jam 22.00 WITA/21.00 WIB. Pokoknya udah malem aja. Ketika si mbak pramugari yang cakep memberitahu bahwa dalam beberapa menit nyampe Kupang, aku langsung bangun dari tidurku dan coba tengak-tengok kanan kiri lewat jendela ternyata masih gelap gulita.. pikirku apa masih diatas laut atau Kupang memang sangat sepi?Ternyata selang beberapa detik mulai nampak kilauan cahaya lampu yang nampak Indah kalo dilihat dari atas.. ya Tuhan.. akhirnya sampai juga aku..di NTT. Memang jauh sih dalam hal banyaknya lampu kalo dibanding Jawa, tapi setidaknya menunjukkan jumlahnya cukup menunjukkan kalo di Kupang ini terjadi aktifitas orang yang cukup tinggi (ibukota propinsi geto loh)..

Pesawat-pun landing dengan sempurna, menunjukkan kalo sang pilot sudah punya jam terbang yang tinggi (meskipun waktu terdengar ngomong lewat pengeras suara, sepertinya masih muda), dan juga semangat menerbangkan pesawat ini karena ditemani oleh mbak-mbak pramugari yang cuakep-cuakep-cukep, jojing-jojing-jojing, mau-mau-mau.. hayah… mbak-mbak pramugariiii.. lagi… maap ya ma hun… biasaaa becanda… pokoknya aku tetap setia sama kamu kan… hihihihi..

Begitu turun di Kupang kita bertiga bingung.. bener-bener bingung udah malem gini trus kita ga tahu mesti kemana, ngapin, dimana.. wes pokoke mbuh gak ngerti.. Oh, ya perlu diketahui bahwa waktu di Jakarta, kita sudah nelpon ke petugas Dinkes prov NTT yang ditugasi mengurusi dokter-dokter PTT di NTT. Kita bilang bahwa kita mau berangkat ke NTT sampai disana mungkin malem sesuai waktu yang direncanakan. Ketika ditanya kita nanti bagaimana di NTT, apakah dijemput atau tidak, terus kalau tidak dijemput kita menginap dimana, beliau menjawab dengan penuh semangat bahwa kita tidak dijemput karena kita datang secara terpisah dari masing-masing daerah jadi tidak mungkin untuk menjemput satu-satu. Untuk masalah menginap, biasanya di Hotel Charvita, tapi katanya penuh jadi kita suruh nyari lagi sendiri..terimakasih… Buseeeeet…. kita kan baru pertama kali di Kupang… eh kita dilepas begitu saja…ampun deh, dah ah tauk.. mo bagaimanapun kita udah sampe di Kupang, apa iya mesti balik lagi.. tanggung jalan deh…

Kita pas keluar dari pintu boarding pass ada dua laki-laki yang menanyakan apakah kita dokter PTT, dan kami menjawab penuh semangat…”ya”.. dengan harapan mereka membantu kami yang lontang-lantung kayak gini.. dan Tuhan ternyata mendengarkan doaku.. dua manusia gagah tersebut ternyata memang di bandara untuk menjemput dokter-dokter PTT yang baru datang… yang satu dokter AKP Kupang masuk FK angk ‘01 artinya umurnya sama denganku, dia sebentar lagi udah mau selese PTT, dan yang satu lagi adalah orang Depkes Pusat yang memang asli orang NTT yang tiap kali ada PTT selalu diberi tugas untuk meluncur pulang ke daerahnya, membantu orang-orang seperti kami ini.

Di parkiran mobil sudah nangkring sebuah mobil ambulans milik AKP Kupang untuk menjemput kami, dan kemudian menungu sebentar karena ada pesawat lain yang ternyata juga mengangkut dokter-dokter PTT lain yang ternyata berasal dari Bandung. Semuanya perempuan, neng geulis euy.. Nah justru karena mereka adalah wanita, sudah bisa ditebak kalau mereka mambawa mungkin hampir seluruh isi kamar rumahnya ke dalam koper mereka… Dan alhasil, mobil ambulans hanya cukup untuk membawa tas-tas saja, sementara manusia-nya disewakan taksi. Berhubung aku laki-laki sendiri yang sekarang bareng mereka, jadi aku juga harus mengeluarkan keringat untuk memasukkan koper-koper kedalam mobil.. huf3… gilaaa… baru sampe Kupang,kecapekan, mesti jadi kuli angkut pula.. untuuung aku pernah fitness… wkwkwkwkw…

Segera kita meluncur ke hotel.. nampak plang nama bertuliskan “Hotel and Restaurant Charvita”. Nampak bagus dari luar karena dalam keadaan gelap, nampak lampu yang gemerlap. Perlu diketahui, bahwa ini adalah hotel bintang dua. Begitu masuk ruag tamu, nampak sofa dan kursi-kursi yang sedang diduduki oleh beberapa orang yang sedang menonton bola di tv LCD merk LG yang besarnya mungkin hampir 40 inch atau mungkin lebih. Saya pikir wah hebat juga untuk kota seperti Kupang ini.. dan benar saja ternyata hotel ini terdiri dari tiga tingkat. Sayang sekali tidak ada lift-nya. Jadi dengan sangat terpaksa harus sekali lagi jadi kuli angkut ke atas. Beruntung karena sudah ada banyak rekan-rekan PTT laki-laki yang sudah menunggu dengan siaga dan sigap untuk segera membantu kami. Mereka sudah sampai terlebih dahulu siang harinya, kami yang paling terakhir. Namun juga kurang beruntung, karena kami yang datang terakhir mau tidak mau harus tidur di lantai yang paling atas. Karena dua lantai sudah terisi oleh rekan-rekan yang terlebih dahulu datang.

Disambung besok ya… masih banyak cerita yang menariiiiik… sekali.. benar2 menarik..

7 Tanggapan to “PTT di NTT…. what a wonderfull island..”

  1. hi.. ni dokter sapa ya?
    wah bagus bgt pengalaman nya, plus basa ne, jowo tenan, ky ngomong karo mamahku, yang asli wong puerto rico jg, hehehe.
    saya juga ada rncan mu ptt k ntt, cm msi survey2, mu cb dftr tuk yg bln juni ini.. piye dok suasana ne di ntt? mbtahi rak?
    di tunggu crita selanjute yoo.. thx..

  2. hi juga.. nama saya novandi jeng..lho, situ masih keturunan banyumas juga tow..nek suasanane sih sampai sekarang mbetahi.. sebenernya semua tergantung kamu memandangnya, lewat mata batin apa mata kaki.. hihihi (gag nyambung), iya ini.. lagi nyoba nambahi lagi.. soalnya kalo mau nge-net mesti turun ke kota..
    ayo to ndaftar di NTT aja.. pokoknya seru..

  3. boys dont cry Says:

    dr.novandi…saya boleh tau alamat email nya ga??…saya add di ym / fb / msn…saya bntar lg menyusul dokter ke kabupaten manggarai barat untuk keberangkatan 1 juni 2009 saya pengen tanya2 saya asli semarang juga…kabarin yahh….

  4. whehe,,, oke2,,

  5. mcvandee Says:

    fandy… mohon maap beribu maap.. saia baru sempet OL nih.. hihihi…
    GPRSku belom aktif jadi kl di desa gak iso ngenet..mesakke yo..
    gimana..kamu skg di Kupang ya.. mw brkt ke Mabar kapan?

  6. Shella Hudaya Says:

    Hahaha….menarik banget ceritanya, bener2 jadi ada gambaran nih ttg PTT di sana. Saya masih coass tahun pertama, cita2 sih pengen PTT di sana….mohon infonya ya…🙂 Prospeknya cerah kah? Thanks…

  7. Hallo shella. Sebelumnya selamat ya,udah koass. Tempat dimana nantinya kamu bakal pengin balik kuliah lg. He3.. (yg ptg tahan siksaannya)
    Maap br bls. Soalna webku ini sdh lama terbengkalai. Kyknya ga bakat nulis. Dulu kuliah aja jrg nulis. He3. Mksdnya mlz.
    Maksudnya prospek dalam hal apa nih? Gaji? Lingkungan? Kmgknn utk ngelanjutin sekolah? Gmn?
    Kl gaji pusat ya sm aja. Kl insenda ada, tp msh sedikit. Cm ya syukur msh ada. (drpd ga dpt).
    Kl lingkungan, warak org sini keras2,ego tinggi,ngeyel, dsb. Tp asal lama, nnt trbiasa kok.
    Kl bwt sekolah, msh cukup tinggi. Smp detik ini aja bkm ada dr Spslsnya. Ok..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: